Patofisiologi hubungan obesitas dengan kejadian stroke

Tikus menjadi obes karena adanya mutasi dari paling sedikit 5 gen yang telah berhasil diidentifikasi: The study involved 47 elderly as respondents. Pendahuluan Obesitas didefinisikan sebagai suatu keadaan ketidakseimbangan antara asupan dan pengeluaran kalori sehingga menyebabkan kelebihan akumulasi lemak didalam tubuh.

Hipervolemia oleh karena retensi air dan natrium, efek ekses mineralokortikoid terhadap peningkatan reabsorpsi natrium dan air di tubuli distal, pemberian infus larutan garam fisiologik, koloid, atau transfusi darah yang berlebihan pada anak dengan laju filtrasi glomerulus yang buruk.

HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA

Sejumlah informasi telah tersedia tentang gen, peptida, neurotransmiter dan reseptor di hipothalamus serta area disekitarnya yang mengatur nafsu makan dan berat badan.

Sel-sel lemak coklat kaya akan mitokondria dan menghasilkan lebih banyak panas serta lebih sedikit mengandung ATP dibandingkan sel-sel lemak putih. Reseptor leptin ditemukan dalam beberapa bentuk. Karena kebanyakan pasien obes memiliki kadar leptin dan gen OB-R yang normal, jadi obesitas nampaknya mempunyai penyebab multipel termasuk faktor2 lingkungan dan adanya hubungan alel dari berbagai gen yang berperan dalam pengaturan metabolisme energi.

Terdapat banyak bukti bahwa prevalensi BB berlebih dan obesitas meningkat diwilayah dimana terjadi perubahan-perubahan sosial ekonomi yang cepat.

Keterlibatan pembuluh darah otak dapat menimbulkan stroke atau serangan iskemik transien yang bermanifestasi sebagai paralisis sementara pada satu sisi hemiplegia atau gangguan tajam penglihatan Smeltzer, Bore, Hipotesis peptida usus Didalam lambung dilepaskan berbagai peptida yang berhubungan dengan asupan makan, antara lain GRP Gastrin Related Peptide.

HUBUNGAN RIWAYAT HIPERTENSI DENGAN KEJADIAN STROKE

Neuropeptida utama yang meningkatkan nafsu makan adalah neuropeptida Y. Hipotesis thermostatik Hipotesis ini menyatakan bahwa penurunan suhu tubuh dibawah normal akan merangsang nafsu makan dan sebaliknya peningkatan suhu tubuh akan mengurangi nafsu makan.

Pada subjek normal kadar leptin didalam sirkulasiproporsional dengan simpanan lemak dan Indeks Massa Tubuh. Sindrom dismetabolik biasanya terjadi pada individu dengan obesitas yang nyata, namun beberapa penelitian juga mendapatkan bahwa sindrom ini dapat terjadi pada individu dengan BB yang normal namun memiliki jumlah lemak abdominal yang berlebihan.

Risiko terjadinya stasis vena, trombosis vena dalam dan emboli paru juga meningkat pada obesitas, terutama pada individu dengan obesitas abdominal. Sebaliknya, jika: Hal ini terjadi karena otot2 dibelakang lidah mengalami relaksasi pada saat tidur.

Pengeluaran energi ditentukan oleh aktivitas fisik, laju metabolisme dan thermogenesis. Koarktasio aorta, feokromositoma, neuroblastoma, sindrom adrenogenital, hiperaldosteronisme primer, sindrom Cushing, dapat pula menimbulkan hipertensi dengan patofisiologi yang berbeda.

Hipertensi primer atau esensial adalah suatu kondisi dimana terjadinya tekanan darah tinggi sebagai akibat dampak dari gaya hidup seseorang dan faktor lingkungan.

Regulasi BB dapat terjadi baik jangka pendek maupun jangka panjang. Gejala bila ada menunjukan adanya kerusakan vaskuler, dengan manifestasi yang khas sesuai sistem organ yang divaskularisasi oleh pembuluh darah bersangkutan.

Human adenovirus Ad menyebabkan peningkatan diferensiasi dan akumulasi lipid pada manusia.Patofisiologi dan Diagnosis Obesitas Alwi Shahab Bagian Penyakit Dalam FK Unsri/RSMH Palembang I. Pendahuluan Obesitas didefinisikan sebagai suatu keadaan ketidakseimbangan antara asupan dan pengeluaran kalori sehingga menyebabkan kelebihan akumulasi lemak didalam tubuh.

Download HUBUNGAN OBESITAS DAN RIWAYAT HIPERTENSI DENGAN KEJADIAN. PREEKLAMSI DI PUSKESMAS RAWAT INAP DANAU PANGGANG. Determine the Relationship of Obesity and History of Hypertension with the Incidence of Preeclampsia in Inpatient Health Cente.

57 HUBUNGAN OBESITAS DAN RIWAYAT HIPERTENSI DENGAN. Download HUBUNGAN OBESITAS DAN RIWAYAT HIPERTENSI DENGAN KEJADIAN. Download hipertensi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat hubngan antara kejadian obesitas dan obesitas sentral dengan hipertensi pada masyarakat etnik.

Asupan makanan harian, pendidikan, dan pekerjaan tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan obesitas, obesitas sentral, maupun lemak viseral (p-value > 0,05). Kesimpulan: Pada lansia, risiko. stroke iskemik (p=0,) dan juga antara konsumsi rokok harian dengan kejadian stroke iskemik (p=0,), tetapi tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara lama merokok dengan kejadian stroke iskemik (p=0,).

menganalisis hubungan obesitas, konsumsi natrium, dan stres dengan kejadian hipertensi pada orang dewasa di Puskesmas Tompaso Kabupaten Minahasa.

Penelitian ini Author: Loura Winda Pontoh, Grace D. Kandou, Nelly Mayulu.

Patofisiologi hubungan obesitas dengan kejadian stroke
Rated 5/5 based on 56 review